Hadapi Porprov 2022, KONI Kukar Gelar Rakerkab
Kegiatan Rakerkab KONI dihadiri Asisten II Setkab Kukar Wiyono.
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,
KUKAR-
Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kukar melaksanakan Rapat Kerja
Kabupaten (Rakerkab) 2022. Hal itu sesuai dengan Anggaran Dasar (AD), dan
Anggaran Rumah Tangga (ART). Rakerkab dihelat di Hotel Elty Singgasana
Tenggarong, Sabtu (26/3/2022).
Kegiatan tersebut dihadiri Asisten II Setkab
Kukar Wiyono, seluruh Ketua Pengcab Kukar, dan Atlet Kukar.
Wiyono mengapresiasi atas digelarnya Rakerkab
Koni Kukar 2022. Hal ini merupakan sebuah evaluasi dan kesiapan untuk
menghadapi Porprov 2022 di Berau.
"Kita ketahui bersama bahwa Rakerkab
KONI merupakan agenda yang dilakukan untuk meningkatkan prestasi olahraga di
Kukar," kata Wiyono saat sambutan.
Sementara salah satu agenda didalam Rakerkab
KONI ini adalah menyampaikan laporan pelaksanaan kerja dan laporan keuangan.
"Di dalam AD dan ART KONI sudah
jelas, membantu pemerintah daerah, membuat kebijakan dalam bidang
pengelolaan dan pembinaan olahraga tingkat daerah maupun Nasional,"
ungkapnya.
Sambung dia, sebagai bentuk support dan
tanggung jawab pemerintah daerah, pemerintah daerah menggelontorkan anggaran
Rp. 30 milliar untuk KONI Kukar pada 2022 ini.
Sebut Wiyono, Semoga kedepan ada alokasi
untuk bonus atlet, nanti bisa terealisasi dan keuangan Kukar terus membaik.
Sementara itu Ketua KONI Kukar Rahman
menuturkan, salah satu tujuan diadakan Rakerkab ini, untuk persiapan KONI
bersama Pengcab pada Porprov November 2022 mendatang di Berau.
"Pada tahun ini KONI menyiapkan anggaran
30 milliar, itu termasuk untuk Porprov mendatang dan operasional KONI,"
ujar Rahman
Ia menegaskan, kepada seluruh Pengcab yang
telah dibantu dana operasional dari KONI, dapat membuat laporan dan disampaikan
kepada KONI. Jika tidak ada laporan maka tidak akan di expos atau ikuti
kejuaraan.
"Jadi kami ingin organisasi ini bersih,
dan kita harus memberikan yang terbaik untuk Kukar," tuturnya.
Ia juga menyebutkan, rencana bakal ada bonus
untuk para atlet yang bertanding, bonus tersebut telah diusulkan kepada
pemerintah daerah dengan nilai Rp. 32 milliar.
"Tapi tergantung pemerintah terkait ada
berapa anggaran untuk bonus atlet, kalau tidak ada uangnya ya sakit juga
rasanya, yang penting kita sudah mengusulkan, semoga Bupati bisa support hal
itu," tutupnya.(*riz/adv)